HIV/AIDS

December 11, 2008 at 2:48 pm (Apa kata mereka ??, sebaiknya kita tahu) ()

an_encounter_by_euphoriazMasih dalam suasana Desember. Pada awal bulan ini tepatnya tanggal 1 Desember, saya sempat mem-posting sebuah tulisan yang membahas turunya harga bensin dan juga sedikit bahasan yang menyinggung tentang HIV/AIDS. Nah sekarang saya akan mengupas lebih detail mengenai HIV serta tetek-bengek yang berkaitan dengannya.

Beberapa waktu yang lalu, seperti biasa setiap dua minggu sekali saya selalu membuat sebuah penelitian kecil-kecilan dengan tema-tema tertentu. Melalui sebuah questionnaire saya mengumpulkan pendapat dari kawand-kawand saya mengenai tema yang sedang saya angkat itu. Nah kali ini tema yang sedang menjadi sorotan saya adalah HIV & AIDS. Okay, here d’one…//

***

  1. Apa sih HIV/AIDS itu? AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) atau sindrom runtuhnya kekebalan tubuh, adalah sebuah penyakit yang merupakan kumpulan gejala akibat menurunya sistem kekebalan tubuh yang terjadi karena seseorang terinfeksi virus HIV. HIV sendiri adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. Orang yang terinfeksi virus ini tidak dapat mengatasi serangan infeksi dari penyakit-penyakit lain karena sistem kekebalan tubuhnya terus menurun secara drastis. Bahkan kuman yang bagi orang biasa tidak menimbulkan penyakit, pada penderita HIV dapat menimbulkan kematian.Hakekatnya, seorang manusia normal di dalam tubuhnya telah secara otomatis memiliki suatu antibodi yang dapat melindunginya dari berbagai serangan penyakit. Sayangnya, hal ini tidak terjadi pada seseorang yang terserang virus HIV. Antibodi yang ada dalam tubuhnya perlahan menurun dan akan mati karena digerogoti oleh virus HIV. Ibarat sebuah Negara, ketika ia tidak memiliki sistem pertahanan (antibodi) yaitu aparat keamana baik TNI maupun POLRI, maka akan dengan mudah negara ini dihancurkan oleh negara-negara lain. Seperti itulah gambaran kondisi seseorang yang mengalami disfungsi antibodi karena virus HIV.
  2. Bagaimana cara penularan virus HIV? Pada penderita AIDS, HIV terdapat pada seluruh cairan tubuhnya, tetapi yang bisa menularkan hanya yang terdapat pada sperma (air mani), darah, dan cairan vagina. Cara penularannya adalah sebagai berikut:
    a.    berganti-ganti pasangan seksual, atau berhubungan dengan orang yang positiv terinfeksi virus HIV
    b.    pemakaian jarum suntik bekas orang yang terinfeksi (termasuk pemakaian jarum suntik secara bergantian juga rentan terhadap virus HIV)
    c.    menerima transfusi darah dari orang yang tercemar virus HIV
    d.    bahkan ibu hamil yang terinfeksi virus HIV juga akan menularkan kepada bayi dalam kandungannya.
  3. Tanda dan Gejala HIV/AIDS. Pada umunya penderita tidak menunjukan gejala-gejala khusus setelah ia terinfeksi virus HIV. Baru setelah beberapa minggu kemudian, orang yang terinfeksi sering kali menderita penyakit ringan sehari-hari seperti flu atau diare. Secara fisik kondisi penderita memang terlihat sehat. Bahkan terkadang selama 3-4 tahun penderita tidak menunjukan gejala yang khas. Sesudahnya, ditahun-tahun berikutnya mulai timbul diare berulang-ulang sehingga terjadi penurunan berat badan secara drastis, sering terjadi sariawan di mulut, dan terjadi pembengkakan di daerah kelenjar getah bening serta penurunan kesadaran dan gangguan-gangguan neurologis.
  4. Lalu, bagaimana cara menghindari HIV/AIDS?

    Banyak cara yang dapat kita lakukan agar terhindar dari penyakit ini. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:
    a.    tidak berganti-ganti pasangan dan menghindari hubungan seksual diluar nikah.
    b.    Sebisa mungkin menghindari transfusi darah yang tidak jelas asal usulnya.
    c.    Menggunakan alat-alat medis dan non-medis yang terjamin steril.
  5. Bagi orang yang sudah terinfeksi, bagaimana cara mengobatinya? Sampai sekarang memang belum ditemukan cara pengobatan virus HIV ini sampai tuntas. Tang ada hanyalah menolong penderita untuk mempertahankan tingkat kesehatan tubuhnya.

Uraian di atas hanyalah sedikit dari sekian banyak apa yang bisa kita lakukan. Membangun kesadaran pada tiap individu merupakan kunci utama memerangi penyakit ini. Pahami ilmunya dan lupakan mitos-mitos yang salah. Yang benar adalah bahwa hubungan sosial dengan penderita HIV/AIDS tidak akan membuat kita tertular penyakitnya. Bahwa bersalaman, tinggal satu rumah, dan menggunakan tempat tidur yang sama tidak akan membuat kita tertular. Perhatikan, bahwa obat yang paling ampuh bagi para penderita HIV adalah motivasi dan dorongan semangat dari orang di sekelilingnya. Jauhi penyakitnya, bukan orangnya!!

Bahan bacaan :

  1. Buku Biologi 2B, Istamar Syamsuri, dkk
  2. Data survei dari kawand-kawand

Permalink 4 Comments

Indahnya Idul Adha

December 8, 2008 at 3:06 pm (confession) ()

Allahu akbar…Allahu akbar…Allahu akbar,. Kumandang takbir menggema beriringan dengan cahaya matahari yang semakin meredup. Sore itu semua muslim di dunia bersiap untuk hari yang paling indah. Hingga saat adzan subuh menggema, dengan tawa bahagia ku mulai aktivitas hari ini dengan penuh semangat.

Allahu akbar..Allahu akbar…Allahu akbar,. Tepat pukul 6.00 aku berangkat dari rumah menuju masjid untuk menjalankan sholat Ied berjamaah. Tentram rasanya jiwa ini mendengar suara takbir. Tak terasa bibir ini juga perlahan mengikuti alunan takbir dari seluruh tempat ibadah.

dokumentasi pribadi mbexberduka

Kira-kira pukul 9.00, aktivitas berlanjut. Seperti Lebaran Haji sebelum-sebelumnya, kali ini juga aku ikut membantu panitia masjid mengurus daging kurban. Subahanallah, tampak cantik sekali sapi-sapi itu diantara balutan tali yang mengikatnya. Tak perlu takut kawand, hari ini kalian menjadi perantara orang-orang yang telah ikhlas mengorbankan sebagian hartanya di jalan Sang Khalik. Hari ini tak akan lama, tak selama saat kalian kembali pada Pencipta kalian.

Menyenangkan rasanya ikut serta dalam kegiatan ini. Lelah dan lapar tidak terhiraukan tatkala melihat puluhan bahkan ratusan orang datang berbondong-bondong menuju masjid. Mereka inilah orang-orang yang akan mendapat daging kurban ini. Mereka inilah yang nantinya menjadi saksi atas orang-orang yang ikhlas.

Terimakasih ya Allah, enggaku telah memberikan kesempatan pada kami untuk saling berbagi dengan sesama.

Permalink Leave a Comment

Desember (Bensin & HIV)

December 1, 2008 at 9:48 pm (sebaiknya kita tahu) ()

original picture from mbexberduka.multiply.com

original picture from mbexberduka

Selamat datang bulan baru. Yup’s, sepertinya bulan Desember ini diawali dengan berita  yang cukup menggembirakan. Pasalnya tepat ditanggal 1 ini harga BBM turun dari Rp.6000 menjadi Rp.5500 rupiah untuk bensin . Pertamax dan Pertamax Plus juga sebelumnya telah turun masing-masing menjadi Rp.7000 dan Rp.7300. Namun sayang turunya harga bensin dan kawan-kawannya tidak diikuti harga Gas LPG dan bahan bakar solar. Kabar yang terbaru yang saya terima justru harga Gas LPG malah semakin meningkat sekitar 9.5 percent. Selain itu dibeberapa daerah juga terjadi kelangkaan gas LPG. Lebih parah lagi justru harga solar yang notabene banyak dipakai untuk bahan bakar produksi dan bahan bakar nelayan mencari ikan malah tetap bertengger pada harga yang tinggi. Yah ironis memang, tapi mau bagaimana lagi. Palu sudah diketok, dan keputusan telah ditetapkan. Mungkin hanya jeritan batin yang dapat menemani kegelisahan para nelayan dan industri rumah tangga menengah kebawah.

Well, tidak hanya itu. Tampaknya bulan Desember ini diawali dengan hal-hal yang bisa dibilang mengejutkan. Selain berita menggembirakan tentang turunya harga BBM tadi, ternyata ada sesuatu disudut sana yang cukup memprihatinkan. Berdasarkan informasi yang saya dapatkan, ternyata Indonesia berada di peringkat kelima untuk kategori Penderita Aids terbanyak Tentunya ini bukanlah sesuatu hal yang dapat kita banggakan, justru peranan mansyarakat dan aparat pemerintah disini harus lebih ekstra kerja keras untuk memerangi penyebaran virus HIV. Yah, hari ini memang menjadi peringatan Hari Aids sedunia. Dihari ini pula puluhan pelajar di Surabaya turun ke jalan menyuarakan suaranya agar pemerintah menutup tempat lokalisasi setempat. Alasan mereka jelas, karena tempat-tempat seperti itulah yang justru menjadi ladang subur dalam penyebaran virus HIV.

***

***

Tampaknya masyarakat kita memang harus lebih hati-hati dalam pergaulan. Dalam hal ini keputusan bijak diperlukan untuk setiap tindakan. Akhirnya saya mengajak kepada kawand-kawand semua agar kita semua ikut memerangi penyebaran virus HIV penyebab AIDS dan tetap waspada serta lebih mendekatkan diri pada Allah SWT. Semoga pondasi Akidah dan Akhlak kita mampu menjadi benteng yang kokoh bertahan dan memerangi kemaksiatan. Mudah-mudahan kita semua selalu dibawah perlindungan-Nya. Amien

Permalink 2 Comments