Jerawat Bukan Kiamat
Wew, kalau kamu pikir itu ekstrim, ya saja juga. Tapi tak apa, judul hanya lah judul yang merupakan gambaran dari isi tulisan ini. Ehm, ngomong-ngomong soal jerawat, beberapa hari yang lalu saya sempet bikin sebuah penelitian kecil-kecilan mencari tahu opini temand-temand saya mengenai penyebab munculnya jerawat. Yah dari 12 kuisioner yang saya bagikan pada temand-temand saya yang terdiri dari 4 cowok dan 8 cewek ini, dapat saya simpulkan bahwa sebagian dari mereka mengatakan bahwa “stress” merupakan faktor utama pemicu hadirnya jerawat di wajah kita. Kalian pikir itu cukup?? Fuih, sayangnya belum.
Berdasarkan buku yang pernah saya baca, ternyata ada beberapa faktor yang dapat mengakibatkan munculnya jerawat di wajah kita. Yang pertama adalah faktor keturunan. Mungkin keturunan yang dimaksudkan disini lebih bersifat hormonal yang diwariskan oleh orang tua kita. Selain itu, pada usia remaja hormon dalam tubuh kita dapat memproduksi kelenjar minyak secara aktif, bahkan cenderung berlebihan. Hal inilah yang membuat kulit muka kita berminyak yang nantinya akan menyebabkan terjadinya penyumbatan pada pori-pori, dan sudah dapat dipastikan bahwa seketika itu pula akan muncul jerawat di wajah kita. Kemudian faktor yang kedua, tentu saja ‘stress’. Yah, walaupun stress ini bukan merupakan faktor mutlak-tunggal penyebab munculnya masalah kulit, tapi dapat dikatakan bahwa ‘stress’ memiliki andil dalam menghasilkan jerawat. Hal ini erat kaitannya dengan sistem kerja hormon. Baban pikiran yang terlalu berat akan mendorong sistem hormonial kita bekerja terlalu keras yang dapat mengakibatkan produksi kelenjar minyak menjadi berlimpah yang memungkinkan munculnya jerawat di wajah. Selain itu bagi sebagian perempuan, jerawat juga bisa muncul ketika datang masa menstruasi.
Lalu, langkah apa yang harus dilakukan ketika muncul jerawat di wajah saya?
1. Jangan menyentuh apalagi menekan jerawat yang ada di wajah anda. Karena hal itu dapat mengakibatkan penyebaran bakteri pada daerah luka.
2. Lakukan perawatan atau facial secara khusus agar jerawat anda berkurang. Perawatan ini dapat dilakukan dengan mendatangi tempat treatment khusus kulit atau dapat dilakukan sendiri dengan mengunakan pembersih yang aman.
3. Bila ternyata tidak terjadi perubahan, sebaiknya konsultasikan pada dokter kulit (dermatoligist). Carilah seorang dermatologist dan konsultasikanlah masalah anda.
Bagaimana caranya melakukan pencegahan agar jerawat tidak muncul kembali?
- Mengatur pola makan. Penting, bagi anda yang alergi terhadap makanan tertentu, ada baiknya lebih selektif dalam memilih makanan.
- Rajin-rajinlah membersihkan wajah. Membersihakan wajah merupakan langkah paling mudah yang dapat dilakukan. Perhatikan juga kebersihan air, karena air yang kotor juga bisa menjadi faktor pemicu munculnya jerawat. Bagi anda yang ingin mengunakan product-product tertentu pembersih wajah, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter specialis kulit. Mintalah rekomendasi tentang product mana yang cocok untuk jenis kulit anda.
Ya, semoga tulisan saya ini bisa bermanfaat bagi kawand-kawand semua. Terimakasih dan sampai ketemu di penelitian-penelitian saya selanjutnya. Wassalamualaikum.wr.wb
Hallowen itu … ??
Hii guys,. Masih ingat sama posting saya dua minggu lalu. Yup’z posting dengan judul “Bandung Lagi (antara UTS dan Liburan)”. Disitu saya sempat menyinggung sedikit tentang Hallowen yang ada d Paris. Nah rencananya sekarang saya mau melanjutkan cerita saya about hallowen tersebut. Sebenarnya saya masih bingung, karena beberapa waktu yang lalu saya mendapat informasi dari sumber yang dapat dipercaya yang mengatakan bahwa hallowen itu adalah budaya orang barat yang notabene adalah beragama nasrani. Dan barang siapa ikut-ikutan dalam kegiatan tersebut berarti ia termasuk dalam golongan mereka. Nah loh,, padahal waktu itu saya sempet foto-foto sama boneka n’ labu2an yang dibentuk sedemikian rupa menyerupai muka setan. Lalu, apakah saya termasuk golongan mereka, apakah saya sudah murtad dari agama Islam ?? Wallahualam, mudah-mudahan tidak dan jangan sampai terjadi. Amin.
Saya pikir saya tidak melakukan kesalahan. Karena saya hanya berfoto dan tidak ikut merayakannya. Situasi itu pun saya temui atas dasar ketidak sengajaan dan tidak direncanakan, bahkan saya tidak tahu setiap hari apa peringatan tersebut digelar. Kata guru agama saya waktu sma, segala sesuatu yang tidak tahu dan tidak disengaja itu tidak ada hukumnya dan insyaallah akan dimaafkan Allah selama perbuatan tersebut tidak dilakukan lagi. Entah hanya perasaan saya ataukah sebentuk pembelaan semata yang mengatakan bahwa saya tidak bersalah. Yah mudah-mudahan saya benar. Saya menyesal telah melakukan itu. Dan untuk menebus penyesalan saya, saya berikan sedikit informasi mengenai hal ikhwal tentang sejarah hallowen supaya teman-teman sekalian tidak mengalami penyesalan yang sama seperti yang telah saya alami.
***
***
Mudah-mudahan Allah selalu memberikan petunjuk dan hidayah bagi kita dalam bertingkah laku dan bertutur kata. Mampu membedakan mana yang baik dan mana yang tidak baik. Semoga kita termasuk dalam golongan orang-orang yang mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya nanti. Amin
(mohon maaf, foto hallowen saya yang lain tidak dapat saya tampilkan karena alasan takut dosa)
Tertunda 300 tahun
Suatu hari ada seorang santri yang bermimpi pergi ke surga. Dalam perjalanannya menuju surga, ia bertemu dengan gurunya di pesantren yang telah meniggal beberapa waktu lalu. Dia memperhatikan kenapa si guru ini hanya duduk termenung di depan pintu surga. Apa yang dia lakukan disana. Kenapa ia tidak mengikuti orang-orang yang lain masuk ke dalam surga. Akhirnya untuk mengobati rasa penasarannya, santri ini berjalan mendekati gurunya dan bertanya,”
Santri : “Assalamualaikum !”
Guru : “Walaikumsalam wr.wb.”
Santri : “Wahai guru ku, apa gerangan yang kau lakukan disini ? Kenapa engkau hanya duduk termenung dan tidak mengikuti orang-orang ini masuk ke dalam surga ?”
Kemudian dengan raut muka yang terlihat sedih, guru ini menjawab pertanyaan santrinya ini.
Guru : “Wahai murid ku tahu kah kamu kenapa aku hanya duduk termenung disini dan tidak mengikuti sodara-sodara ku masuk ke dalam surga…?!”
Santri : “Tidak guru. Kiranya guru berkenan untuk menceritakannya pada ku ?”
Guru : “Saya diperintahkan oleh Yang Maha Kuasa untuk tidak masuk ke surga dan tatap menunggu disini selama 300 tahun.”
Santri : “Memangnya kenapa guru, kenapa Allah memerintahkan itu padamu. Setahu ku guru selalu menjalankan perintah-Nya dengan baik dan saya pikir amalan-amalan guru sudah tidak terhitung lagi banyaknya.”
Guru : “Kamu benar, Allah telah meng-hisab ku dan memang amalan baik ku sudah cukup memenuhi syarat untuk tiket aku masuk ke surga. Tapi ada satu hal yang tidak pernah saya sadari dan akhirnya membuat aku harus menunggu disini sampai 300 tahun kedepan.”
Santri : “Gerangan apa itu guru ??”, santri ini bertanya penasaran.
Guru : “Suatu hari ketika aku pulang dari pengajian di kampung seberang, terasa ada yang mengganjal di sela-sela gigi ku ini. Aku pikir pastilah ini sisa makan yang aku makan tadi. Kebetulan saat itu ketika aku melewati sebuah rumah dengan pagar bambu, aku mengambil sehelai kulit bambu untuk membersihkan sisa makanan di gigi ku. Dan gara-gara itu keberadaanku di surga harus tertunda selama 300 tahun.”
Subahanallah, Maha Besar Allah dengan segala firman-Nya. Hanya gara-gara sebatang lidi kecil yang diambil tanpa izin pemiliknya itu, seseorang yang sudah pasti masuk surga menjadi terhambat sampai beberapa tahun lamanya. Yang perlu diingat dan dijadikan pelajaran bagi kita, bahwa Allah adalah Dzat yang Maha Adil. Tidak ada satu hal pun (sebesar biji zahra) yang akan luput dari perhitungan-Nya. Mudah-mudahan ini mengajarkan pada kita untuk lebih berhati-hati dalam bertingkah laku. Dan mudah-mudahan kita semua selalu berada dibawah perlindungan-Nya. Amin
Bandung Lagi Euy..!! (antara UTS dan Liburan)
Seperti yang pernah saya katakan. Kota ini memang selalu mempesona buat saya. Setelah melalui pergulatan dan pertimbangan panjang antara belajar buat Ujian Tengah Semester atau jalan-jalan ke Bandung. Akhirnya saya putuskan untuk memilih Bandung sebagai tempat terbaik untuk weekend-an saya. Yah itung-itung refreshing sebelum ujian, nggak tiap hari ini. He..he…”
Tiga hari yang lalu bersama dengan teman saya, saya meluncur ke Bandung setelah sebelumnya mempir sejenak di Jakarta. Kami berangkat dari Tegal jam 11 malam dan sampai Jakarta sekitar jam 5 pagi. Transit sejenak karena ada suatu keperluan kecil yang tidak bisa ditinggalkan. Kemudian kami berangkat lagi dari Jakarta menuju Bandung jam 10.30 dengan kereta. Wow menarik bagi saya melihat pemandangan luar dari balik kaca kereta. Sesuatu hal baru bagi saya karena memang ini kali pertama saya jalan dari Jkt-Bdg via kereta. Meskipun dengan kereta bisnis yang panasnya nggak ketulungan, tapi tetap tidak mengurangi nikmatnya perjalanan ini. Sepanjang perjalanan menuju kota Bandung menyajikan pemandangan2 yang indah dan menarik untuk disaksikan. Mulai dari sawah, bukit, sungai, bahkan jalan tol pun terlihat menarik bagi saya. Begitu indah dan sayang untuk dilewatkan.
Kira-kira jam 2 siang, kami sampai di stasiun Bandung. Dan walawfh, Bandung diguyur hujan. Sedikit kecewa memang karena nggak bisa langsung jalan-jalan. Akhirnya kami memutuskan untuk transit sejenak di hotel untuk kemudian mandi dan keluar lagi menyaksikan rutinitas kota Bandung yang sudah mulai padat dengan penduduknya yang terus bertambah tiap tahunnya. Beberapa jam kemudian kami kaluar dan seperti biasa tujuan pertama kami adalah Paris Van Java. Secara waktu itu malam minggu, sudah pasti Bandung macet dan itu membuat kami merasa bosan dan lapar. Sesampainya di Paris langkah pertama yang kita lakukan adalah makan. Setelah makan kelar, disambung lagi dengan nonton di Blitz. Setelah cukup lama merundingkan film yang tepat, akhirnya pilihan final jatuh pada ‘Coffin’. Menurut saya film ini termasuk dalam kategori film horror kali yah. Ehm setelah kira-kira dua jam menyaksikan film yang mengagetkan dan bisa bikin orang jantungan ini, kemudian kami pergi ke Inul Vista untuk relax sejenak sambil berlatih vocal. Yah barang kali ada produser yang nawarin buat jadi tukang batu, loh..!! Oia, pada waktu di Paris tanpa disengaja kami juga melihat boneka-boneka setan dan labu kuning yang digantung di pohon-pohon. Kabarnya sih untuk memperingati hari Hallowen yang jatuh pada tanggal 31 Oktober. Whatever …!!
Keesokan harinya aktivitas jalan-jalan dimulai lagi. Kami start dari hotel sekitar jam 9 pagi dan siap untuk ‘shoping therapy’. Fuih, sisa-sisa capek dan ngantuk semalem ternyata masih berasa. First destination today adalah Paskal (pasir kaliki) trus disambung ke Riau, BIP n’ nggak terasa waktu menunjukan pukul 17.30 waktu indonesia bandung. Oh my God, badan ini terasa capek banget. Dengan sisa kekuatan yang ada kami pun kembali ke Hotel, mandi dan prepare pulang kampung. Tepat pukul 17.30 jemputan Travel datang dan kami pun langsung meluncur pulang menuju rumah masing-masing. Lelahnya tubuh ini membuat saya tertidur pulas sepanjang perjalanan ke Pekalongan. Dan walawhf, kira-kira pukul 3.00 waktu indonesia pekalongan akhirnya travel sampai deidepan rumah tercinta. Tanpa pake lama, saya masuk kamar dan kembali melanjutkan tidur, mengumpulkan tenaga untuk menghadapi UTS hari ini. Doakan saya semoga berhasil…!! Amin

